Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apa Itu Mega Influencer, Macro, Micro, Nano + Daftar Akun

Pasti Anda sudah tidak asing dengan istilah influencer kan? Bahkan mungkin sudah eneg saking seringnya mendengar kata tersebut. Namun, saya yakin belum banyak yang mengerti tentang Mega Influencer, Macro, Micro, dan Nano.

Nah, itu adalah tingkatan atau kategori dari influencer yang secara garis besar dibedakan dengan jumlah followers/subscribers. Akan tetapi, ada beberala hal lainnya yang juga membedakan tiap kategori.

4 Kategori Influencer di Sosial Media

Berikut ini empat tingkatan influencer di sosial media, penjelasannya, serta daftar akun sosial media di kategori tersebut yang cukup recommended menurut beberapa website atau orang lain.

apa itu mega influencer

1. Nano Influencer

Nano Influencer adalah influencer baru yang jumlah followers/subscibers-nya di kisaran 1.000-10.000. Biasanya para Nano Influencer ini orang yang berpengaruh di suatu komunitas kecil atau bisa juga admin suatu grup. Selain itu, para YouTuber baru yang subscriber-nya belum mencapai 50k biasanya stuck di kategori ini untuk pengikut Instagram-nya.

Bagaimana performa para Nano Influencer ini? Bisa dibilang cukup baik loh. Bersarkan informasi dari State of Influencer Marketing 2019, engagement rate (ER) para sosial media kategori ini mencapai 5.60%.

Siapa saja Nano Influencer di Indonesia?

Tentu akan sangat banyak jika disebutkan semuanya bahkan mustahil haha. Itu semua tergantung kategori atau niche yang ingin Anda cari. Saya beri beberapa contoh untuk kategori ini.

  1. GilangRG (@fernandoriogilang). Kategori akun Fashion dan Lifestyle. Jumlah pengikut IG 7.500-an dan subscriber YouTube 17.2k. Menurut situs Sociabuzz, ER akun sosmed ini sebeasr 3.2%.
  2. Lia Harahap (@liaharahap_lh). Kategori Beauty dan Lifestyle. Jumlah pengikut IG 2.600-an dan subscriber YT nya 20k. Untuk Engagement Rate-nya sebesar 3.1%.

2. Micro Influencer

Micro influencer adalah kategori influencer dengan subscriber berapa? Jawabannya adalah 10.000-100.000 subscriber atau follower. Orang-orang di tahap ini bisa dibilang lebih menguasai bidangnya di banding tingkat sebelumnya.

Dengan pengikut yang belum terlalu banyak seperti Mega Influencer, para Micro influencer masih dapat berinteraksi secara intens dan dekat dengan para pengikutnya. Oleh karena itu, Engagement Rate mereka masih bisa mendekati para Nano influencer.

Para Micro influencer ini bisa dibilang paling cocok untuk pelaku UMKM. Selain rate card atau biaya endorse yang belum terlalu 'mencekik', rata-rata para Micro influencer ini sudah cukup berpengalaman dalam suatu bidang sehingga menguasi fundamental yang ia dalami. Jadi, itu dapat meminimalisir kerugian yang terlalu besar jika bekerja sama dengannya.

Contoh Micro Influencer di Indonesia

  • Tita Aprilia (@titaaprillya). Kategori Beauty, Lifestyle, dan Fashion. ER-nya sebesar 3.2% menurut Sociabuzz. Jumlah follower IG saat ini 39,6k.
  • Yosua Priatama (@yosua.priatama). Kategori Gaming. Engagement Rate-nya sangat tinggi, yakni 13.1%, ini menandakan pengikutnya pada aktif like, komentar, share, dan save post. Jumlah follower saat ini 47,2k.
  • Eka Dyp (@kaeside_). Kategori Lifestyle, Beauty, dan Fashio. Jumlah pengikut di Instagram 23,9k. ER-nya lumayan tinggi untuk niche wanita, yaitu sebesar 7.3%. Di situs Sociabuzz sudah lebih dar 100 klien yang puas dengan endorse ke wanita ini. 

3. Macro Influencer

Apa itu Macro Influencer? Macro influencer adalah orang yang sudah dikenal secara luas oleh berbagai kalangan, bukan hanya dalam satu atau dua komunitas saja. Rata-rata sih para macro influencer ini orang yang sering nongol di televisi atau punya channel YT dengan subscriber lebih dari 500k subscriber.

Kalau ditanya macro influencer berapa follower Instagramnya, itu kisaran 100k - 1 juta pengikut. Dengan pengikut yang sudah banyak dari berbagai minat, demografi, psikografi, tidak heran brand-brand besar berani 'menggelontorkan' banyak duitnya untuk endorse ke influencer tingkat ini.

Contoh Influencer Macro yang Terkenal

  • Gebian (@gebiann). Kategori Fashion, Lifestyle, dan Gaming setelah join onic.sports. Jumlah pengikut di Instagram mencapai 525k. ER-nya sangat tinggi, yakni 12.6%. Sangat cocok untuk endorse pakaian remaja wanita.
  • Maxhill Leonardo (@evos.antimage). Kategori Gaming. ER-nya tinggi untuk kategori ini, yakni sebesar 24,7%, terbukti dengan tiap post lebih dari 500 komentar dan 50k likes.
  • Sella Alidrus (@sellaalidruss). Kategori Fashion dan Beauty termasuk skincare. Jumlah pengikut saat ini mencapai 173k. ER-nya bisa dibilang tinggi untuk influencer kategori fashion, yaitu 13,7%, artinya tiap post rata-rata mendapatkan 20,3k likes dan 166 komentar.

4. Mega Influencer

Apa itu Mega Influencer? Mereka yang mempunyai follower lebih dari 1 juta di Instagram. Kalau ada yang nanya mega influencer adalah kategori influencer dengan subsrciber berapa? Jawab aja 1 juta subs lebih.

Ini mah nggak perlu dijelasin lebih detail pasti Anda sudah paham. Intinya dia yang masuk kategori ini pengaruhnya sudah sangat kuat dan cocok untuk endorse dengan berbagai macam kategori bisnis. Langsung saja masuk ke daftar akun mega Influencer di Indonesia.

Daftar Sosial Media Mega Influencer di Indonesia

  • Raffi Ahmad & Nagita Slavina
  • Luna Maya
  • Prilly Latuconsina
  • Raisa
  • Agnez Mo
  • Al Ghazali
  • Dll

Ya memang rata-rata mereka adalah artis yang sering tampil di layar kaca. Tentu jika ingin menggunakan jasa mega influencer Anda harus menyiapkan budget berjuta-juta atau bahkan milyaran rupiah. Jadi, sesuaikan saja dengan bisnis Anda saat ini.

Sebagai penutup pembahasan saya akan sedikit memberikan tips memilih influencer sesuai perkembangan bisnis Anda saat ini. Tentu tips ini saya rangkum dari berbagai website ya.

Tips Memilih Influencer untuk Bisnis

  1. Kerjasamalah dengan influencer yang audience-nya adalah target konsumen Anda. Mau itu masih Nano influencer tidak masalah justru lebih baik dimulai dari yang terkecil karena Engagement Rate-nya masih sangat tinggi.
  2. Cek ER influencer yang ingin Anda endorse. Cara mengeceknya bisa lewat berbagai tools di internet salah satunya Sociabuzz.com.
  3. Cek momentum dengan memantau trending yang sedang terjadi.
  4. Sesuaikan dengan budget iklan bisnis/perusahaan Anda ya.

Jika Anda ingin tahu mengapa influencer penting dalam pemasaran online, ya jelas karena audience mereka. Kalau Anda punya bisnis clothing line untuk remaja wanita lalu ada influencer A dengan follower lebih dari 30k yang pengikutnya rata-rata remaja cewek.

Nah, di akun tersebutlah calon customer potensial Anda berada. Oleh karena itu, jangan sampai salah memilih influencer ya biar tidak boncos. Demikianlah artikel mengenai kategori influencer termasuk apa itu mega influencer sampai nano.

Andhika YP
Andhika YP Halo, nama saya Andhika YP. Situs andhikayp.com ini digunakan sebagai blog pribadi. Saya pernah magang di Kotakode sebagai SEO Analyst. Jangan lupa follow Instagram saya yaa!

Post a Comment for "Apa Itu Mega Influencer, Macro, Micro, Nano + Daftar Akun"

Bantu saya meningkatkan User Experience blog ini dengan mengisi survey singkat kurang dari 2 menit ini
Isi survey