[Studi Kasus] Cara Meningkatkan CTR Adsense

Dalam artikel kali ini saya akan menuliskan apa yang saya lakukan untuk meningkatkan CTR Adsense web saya yang lainnya. Saya coba tuliskan mulai dari proses mengidentifikasi artikel penyumbang CTR rendah, optimasi peletakkan Adsense secaara otomatis, dan hal lainnya (kalau ingat).

Disclaimer: Cara yang saya lakukan belum tentu akan berhasil juga pada Anda. So, better you do your trial and error too.

Karena artikel ini cukup panjang sekitar 1900 kata, sebaiknya klik Daftar Isi di bawah biar kamu cepet menuju sub pembahasan yang ingin dibaca. OK gas ke pembahasan.

studi kasus meningkatkan rkt adsense

Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi CTR Google Adsense?

Hal pertama yang saya lakukan adalah memahami terlebih dahulu apa saja faktor yang membuat CTR Adsense tinggi atau rendah. Secara garis besarnya seperti ini :
  1. Niche website
  2. Keyword yang ditarget website tersebut
  3. Tampilan Aktif Terlihat (Active Ads Viewability)
  4. IP Address Pengunjung
  5. Optimasi SEO Onpage
  6. Peletakkan iklan

Loh, apakah template website tidak berpengaruh ke CTR seperti kata orang-orang? Template ngaruhnya ke SEO Onpage, bukan ke CTR Google Adsense. Saya sudah pernah coba 3x ganti template gratisan hingga berbayar CTR pun tetep segitu saja. Secara kasar saya menarik kesimpulan pribadi bahwa untuk website saya template tidak mempengaruhi CTR.

Lalu, saya coba jawab keenam pertanyaan tersebut untuk website yang sedang saya optimasi Click Through Rate (CTR) Google Adsense-nya. Seperti inilah kira-kira :

  1. Niche website : general (lebih ke teknologi dan media sosial)
  2. Keyword : kata kunci CPC Low-Medium (lebih sering low sih :( sad)
  3. Active Ads Viewability : secara keseluruhan untuk website berkisar 52-58%
  4. IP Address : pengunjung Indonesia hampir 95%
  5. Optimasi SEO Onpage : sudah
  6. Peletakkan iklan : manual (tanpa iklan otomatis)

Seperti inilah kira-kira hasil mengoptimasi CTR Adsense dalam kurun waktu 7 hari terakhir :

cara menigkatkan ctr adsense

Gambar saya pasang berukuran kecil aja biar loading blog yang ini cepat. Klik aja gambarnya buat memperbesar.

CTR Adsense mengalami trend peningkatan dari awalnya 0.4% hingga terakhir 5 Juni ke angka 1.6%. Optimasi saya mulai lakukan per tanggal 1 Mei hingga 17 Mei. Jadi, pada rentang tanggal tersebut iklan saya copot terlebih dahulu. Alhasil dalam metriks di atas tidak ada pergerakan CTR nya (biar lebih gampang gitu memantau hasilnya ntar).

Yang Saya Lakukan untuk Meningkatkan CTR Google Adsense

1. Mengidentifikasi artikel ber-CTR rendah (1 - 7 Mei 2021)

Wuih lama amat seminggu buat identifikasi artikel ber-CTR rendah. Iya guys maklum lah lagi sibuk kuliah, mendekati UAS gini sulit bagi waktu antara tugas, magang, dan ngeblog. Btw, gimana cara mengecek artikel blog yang CTR iklannya rendah? Di Google Analytics dong. 

Pastikan akun Google Adsense dan Google Analytics-mu sudah tersambung ya. Kalau belum tau caranya nanti saya buatkan artikel tutorial cara menghubungkan akun google adsense dengan analytics. Oh ya pastikan kamu menggunakan Google Analytics versi lama alias versi Universal Analytics yang depannya ada UA-. Kalua versi baru ini saya bingung euy gimana cara connect in nya ke Adsense :3.

  1. Masuk ke akun Google Analytics-mu
  2. Pilih akun yang ada website yang ingin dioptimasi
  3. Klik Perilaku
  4. Pilih Konten Situs
  5. Halaman Landing

Kalau tampilan GA mu berbahasa Inggris tinggal sesuaikan saja ya dengan artinya.

cara melihat ctr iklan di google analytics
Jangan protes gambarnya kecil, ini biar loading blog ngga lemot. Klik aja gambar biar lebih jelas.

Tanda akun Analytics mu sudah terhubung dengan Adsense tuh ada tab Adsense seperti yang saya kotakin merah. Kamu juga bisa mengtur range waktu di pojok kanan atas. Klik tab Adsense itu guys.

cek artikel ctr rendah di google analytics

Oh ya dalam contoh artikel kali ini saya tidak pakai range data dari tanggal 1 - 7 Mei ya, kan lagi saya copot iklannya jadi tidak ada data yang tercatat. Ini buat contoh saja saya pake rentang 7 hari terakhir.

Nah, di situ lah informasi artikel mana dari websitemu yang paling menghasilkan banyak uang. Kamu bisa mengecek berapa pendapatan Adsesne tiap artikel, berapa kali iklan diklik di artikel tersebut, CTR nya berapa, eCPM juga berapa, tayangan dan tampilan halaman Adsense-nya berapa kali.

Fokus aja ke CTR dan eCPM. Klik pada kolom CTR agar diurutkan dari terkecil ke terbesar. Lalu, lihat berapa eCPM artikel CTR rendah tadi. Rumusnya begini :

  • Artikel CTR rendah, eCPM rendah = copot iklannya
  • Artikel CTR rendah, eCPM lumayan tinggi ( > $3) = optimasi peletakkan iklan

Yang saya lakukan selanjutnya adalah mencatat semua artikel yang CTR nya rendah dan eCPM rendah. Karena artikel website saya yang itu berjumlah 98, saya butuh waktu lumayan buat mencatatnya. Copy aja URL artikel tersebut di Excel atau Spreadsheet biar lebih mudah nantinya.

2. Copot iklan manualmu

Buat kamu yang ingin mengikuti cara saya berarti habis mengidentifikasi artikel ber-RKT rendah adalah menghapus iklan Adsense manual.

Mengapa iklan manual dihapus? Kan capek brow kalau memasang iklan manual dan mengoptimasinya satu per satu ke 98 artikel yang sudah terbit.

Makanya saya pikir sebaliknya saja. Saya copot iklan manual, lalu pasang otomatis satu script saja dan mengkecualikan artikel yang CTR dan eCPM nya rendah. Sampai sini sudah nangkap kan strategi meningkatkan CTR Adsense yang saya terapkan?

3. Pasang script iklan otomatis dengan lazy load

Secara otomatis script iklan otomatis dari Google Adsense seperti ini ya :

 <script data-ad-client="ca-pub-xxxxxxxxxxxx" async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"></script>

Nah, tapi untuk meningkatkan CTR Adsense kita perlu memperhatikan faktor SEO Onpage yang salah satunya adalah kecepatan loading website. Kode skrip Adsense di atas memperlambat loading blog Anda lebih dari 3 detik, walaupun sudah async proses rendering-nya.

Situs yang dimuat lebih dari 3 detik sangat berpotensi untuk ditinggalkan oleh pengunjung. Cek saja datanya, sudah banyak di internet. Apalagi sekarang metriks loading website masuk ke Web Vital.

Jadi, untuk algoritma Google terbaru bulan Juni 2021 website yang loadingnya lebih dari 3 detik siap-siap akan hilang dari halaman pertama Google.

So, bagaimana cara mengatasi iklan dari Google Adsense yang bikin loading website lemot? Pakai lazy load!

Ubah jadi begini :

<script type="text/javascript">//<![CDATA[
var adsenseLazyload = false; window.addEventListener("scroll", function(){ if ((document.documentElement.scrollTop != 0 && adsenseLazyload === false) || (document.body.scrollTop != 0 && adsenseLazyload === false)) { (function() { var ad = document.createElement('script'); var att = document.createAttribute('data-ad-client'); att.value = 'ca-pub-xxxxxxxxxxxx'; ad.setAttributeNode(att);  ad.async = true; ad.src = 'https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js'; var sc = document.getElementsByTagName('head')[0]; sc.parentNode.insertBefore(ad, sc); })(); adsenseLazyload = true; } }, true)
//]]></script>

Lalu, ca-pub-xxxxxxxxxxxx itu ganti dengan kode publisher Adsense milikmu sendiri. Jangan pasang skrip Adsense lazy load ini di <head> atau </head> ya, tapi di tag penutup body </body>. Meskipun sudah lazy load, tetapi kalau ditaruh di head tetap saja akan diparse dahulu sebelum parse html selesai.

4. Setting iklan otomatis di dashboard Google Adsense

Masuk ke menu Iklan > Ringkasan > Pilih website > Klik Edit. Format iklan yang saya aktifkan antara lain :

  • Iklan dalam halaman
  • Iklan vinyet
  • Iklan vinyet layar lebar (deskop)

Iklan Anchor yang menempel di tepi atas atau bawah tidak saya aktifkan. Soalnya saya sendiri kalau melihat iklan itu di website lain merasa risih dan pengin buru" menutupnya. Pemuatan iklan saya atur sekitar 40% an, di tengah agak geseran ke kiri sedikit. Saya tidak ingin banyak iklan di dalam halaman. Cukup dua iklan saja biar CPC naik kalau slot iklan sedikit.

Kemudian pilih Pengecualian halaman untuk memasukkan URL yg telah kamu catat sebelumnya yang RKT Adsense dan CPM nya rendah. Klik tombol "+ Tambahkan pengecualian" lalu pilih Halaman ini saja jika ingin artikel itu yang tidak ditampilkan iklan. 

Jika ingin menonaktifkan iklan secara cepat di kategori artikel cost per click rendah bisa langsung kecualikan semua halaman dalam satu kategori. Misalnya websitimu punya kategori pendidikan dengan URL blogkamu.com/pendidikan nah bisa langsung menonaktifkan semua iklan di artikel kategori pendidikan dengan pilih opsi "Semua halaman pada bagian ini".

Rekomendasi penempatan iklan

Karena untuk meningkatkan CTR Adsense adalah dengan meningkatkan rasio persentase iklan muncul di pengguna atau ads view. Dengan lazyload Adsense membuat iklan tidak akan langsung muncul ketika halaman website sudah ter-loading secara sempurna.

Iklan hanya muncul ketika pengunjung mulai melakukan scroll untuk pertama kalinya. Ketika terjadi scroll oleh pengunjung, script iklan tadi bekerja untuk mengambil data iklan dari sini pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js.

Jadi, saya tidak merekomendasikan memasang iklan above the fold karena itu posisi kecil sekali persentase dilihatnya kalau menggunakan lazy load. Iklan belum sepenuhnya muncul tapi pengunjung sudah melewatinya.

Rekomendasi tempat iklan menurut saya :

  1. Di bawah paragraf kedua (estimasi scroll pengunjung tidak terlalu cepat)
  2. Di tengah artikel (serahkan kepada AI Google Adsense untuk menempatkan iklannya)

Sejatinya Google Adsense sudah menggunakan Artificial Intelligence untuk menempatan iklan secara otomatis di website. Namun, mereka butuh waktu untuk menganalisis websitemu berdasarkan data yang dikumpulkan dalam kurun waktu 30 hari terakhir.

Jadi, jangan ubah-ubah penempatan iklan selama proses Google menganalisis lokasi strategis untuk iklan di webmu. Namun, jika kamu tidak suka penempatan iklan yang dilakukan secara otomatis misalnya di header, tinggal klik tong sampah saja biar Google tidak menempatkan di sana.

Dah selesai.

5. Kesimpulan

Begitulah kira" cara saya meningkatkan CTR Adsense untuk website saya yang awalnya stuck di bawah 1% mulu akhirnya sekarang sudah di atas 1.5%. Berikut ini saya rangkuman poin-poin yang saya lakukan dalam meningkatkan RKT Adsense:

  1. Mengidentifikasi artikel ber-CTR dan eCPM rendah
  2. Mencopot iklan manual
  3. Memasang iklan otomatis dengan lazy load
  4. Mengkecualikan halaman yang CTR dan eCPM nya kecil
  5. Hasilnya iklan hanya muncul dalam artikel yang berpotensi menghasilkan pendapatan tinggi untuk Adsensemu

Risiko Menggunakan Cara yang Saya Pakai

Karena sekarang tidak semua artikel menampilkan iklan, alhasil Tampilan halaman Adsense akan lebih tinggi daripada Tayangan Adsense. Ngga masalah sih sebenernya. Risiko selanjutnya adalah pada 1 bulan awal pendapatan Adsensemu akan berkurang daripada sebelumnya. Ya jelas dong ini mah.

Kalau sebelumnya kan semua artikel menghasilkan pendapatan, sedangkan sekarang tidak. Kini artikel yang potensial saja yang dipilih untuk menampilkan iklan. Balik lagi ke disclaimer, kalau cara yang saya lakukan ini belum tentu akan work di websitemu. Jadi, sebaiknya lakukan trial and error sendiri juga untuk meningkatkan RKT Adsense agar lebih optimal.

Oh ya studi kasus cara meningkatkan RKT Adsense ini akan saya update tiap tiga hari sekali untuk melihat perkembangan CTR/RKT apakah mengalami kenaikan atau sebaliknya.

Cara Memilih Artikel yang Potensial untuk Menampilkan Iklan

Langsung saya jawab dalam bentuk poin-poin saja ya biar tidak makin panjang ini artikel dan langsung to the point ke inti, berikut ini beberapa caranya :

  1. Pilih artikel dengan niche yang banyak pengiklan, tujuannya agar iklan yang relevan muncul dalam artikelmu
  2. Pilih artikel dengan niche yang mengandung high CPC (Cost per Click)
  3. Pilih artikel yang mengulas/review produk, tujuannya biar iklan produk tersebut muncul lalu jika ada orang yang tertarik beli maka akan mengklik iklan

Tips Meningkatkan RKT Adsense

  1. Pakai theme/template yang sudah dioptimasi SEO dan penempatan iklannya (Kalau Wordpress rekomendasi Iconic One Pro, kalau Blogger rekomendasi VioMagz)
  2. Jangan pasang iklan di sidebar karena dalam tampilan mobile iklan berada di paling bawah, ini menyebabkan persentase keterlihatan iklan menjadi kecil
  3. Bikin artikel yang banyak mengandung iklan potensial dan BPK (Biaya Per Klik) tinggi
  4. Bikin artikel yang mengulas sebuah produk
  5. Buat blog yang fokus dengan microniche
  6. Untuk blog Adsense tidak perlu bikin artikel panjang lebih dari 1500 kata karena iklan di bagian bawah artikel minim sekali yang lihat dan klik, alhasil RKT akan turun jika jumlah tayang lebih banyak dan tidak diikuti kenaikan jumlah klik
  7. Blokir iklan yang dipersonalisasi apabila niche webmu sudah high CPC, jika tidak diblokir maka iklan yang muncul di user itu sesuai apa yang mereka sering buka misalnya e-commerce (ini iklan ber-CPC rendah)
  8. Gunakan sticky ads jika diperlukan

Update!

Tanggal 10 Juni 2021

Pada tanggal 10 CTR saya turun ke 1.12% karena efek turunnya visitor dan page view juga pada hari itu. Namun, saya akan analisis mengapa keduanya turun.

Tanggal 13 Juni 2021

Tampilan halaman : 3.495

CTR Adsense : 1.28%

Tanggal 16 Juni 2021

cara meningkatkan ctr google adsense

Pada tanggal 16 Juni RKT (Rasio Klik Tayang) Adsense saya naik ke angka 1.90% dengan tampilan halaman sebanyak 3.580 pada hari tersebut. Lalu, tayangan iklan hanya sebanyak 1.050. Artinya iklan hanya muncul pada 29.32% halaman di website saya. Tidak semua konten saya beri iklan.

Tanggal 19 Juni 2021

Pada tanggal ini CTR Google Adsense saya naik ke angka 2.00%. Jumlah tampilan halaman sebanyak 6.025 dengan tayangan Adsense hanya mencapai 1.650. Artinya persentase iklan yang tampil di website sebesar 27.38%.

Demiklanlah artikel studi kasus cara meningkatkan CTR Google Adsense. Karena ini adalah artikel studi kasus maka akan saya update berkala per tiga hari dalam waktu 2 bulanan lah.

2 comments:

Wahid Priyono said...

Wah menarik sekali nih bang bahas CTR Adsense, salam kenal bang. Beberapa kali CTR saya rontok bang di kisaran 0,5 sekian hehe..makasih tips di atas, yang terpenting viewbility/keterlihatan iklan ya yang ditingkatin.

Unknown said...

Bener bener, bener banget harus ningkatin ad viewability. Usahain dapet di atas 60% ya gan